Pihak berwenang Malaysia telah mengidentifikasi tersangka yang menjual Informasi data pribadi yang dimiliki warga Malaysia
Kementerian Komunikasi dan Multimedia telah mengidentifikasi kemungkinan tersangka di balik pencurian dan percobaan penjualan informasi yang dimiliki oleh puluhan juta orang Malaysia.
Menteri Datuk Seri Salleh Said Keruak mengatakan, informasi tersebut dikumpulkan setelah pertemuan dengan operator telekomunikasi yang terkena dampak minggu ini.
"Kami telah mengidentifikasi beberapa kemungkinan sumber kebocoran dan akan menyelesaikan masalah ini dalam waktu terdekat," katanya kepada wartawan saat ditemui di Parlemen hari ini.
Namun, Salleh menolak mengungkapkan rincian lebih lanjut tentang kemungkinan tersangka.
Secara terpisah, seorang sumber kementerian mengungkapkan bahwa serangan terhadap hampir semua operator telkom lokal dan operator jaringan virtual bergerak serta database Malaysian Medical Council, Malaysian Medical Association dan Malaysian Dental Association mungkin telah diluncurkan dari luar negeri.
Berita tentang dugaan kebocoran pertama kali muncul dalam sebuah laporan berjudul "Data pribadi jutaan orang Malaysia untuk dijual, sumber pelanggaran masih belum diketahui", yang dipublikasikan di situs berita teknologi Lowyat.net pada 19 Oktober.
Namun, tidak satu pun dari pelanggaran tersebut yang baru terjadi, namun dengan informasi yang menunjukkan bahwa hal ini dapat dilacak setidaknya sejauh 2014.
Laporan tersebut mengklaim bahwa data pribadi jutaan orang Malaysia dari database portal rekrutmen online dan asosiasi medis, serta lebih dari 50 juta data pelanggan dari berbagai telkom, dijual secara online.
Informasi yang diambil dari telcos dilaporkan termasuk nama pelanggan, alamat penagihan, nomor ponsel, dan nomor kartu identitas (IC).
Artikel tersebut dihapus berdasarkan instruksi Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) pada 19 Oktober segera setelah diterbitkan. Regulator kemudian menjelaskan dalam sebuah pernyataan bahwa perintah untuk mencatat laporan tersebut sebagai "tindakan pencegahan".
Lowyat.net kemudian mengembalikan artikel aslinya pada tanggal 20 Oktober dengan persetujuan MCMC.
