Pemerintah Indonesia meminta pihak WhatsApp untuk segera menghapus gambar bergerak GIF yang mengandung pornografi.



Aplikasi ini memungkinkan Anda menjelajah dan mencari berbagai macam GIF, yang disediakan oleh perusahaan pihak ketiga, dan kemudian mengirimkannya ke teman.
Beberapa di antaranya bersifat eksplisit dan, pada hari Senin, kementerian komunikasi dan informatika di Indonesia mengatakan akan memblokir aplikasi pesan dalam waktu 48 jam jika tidak segera dihapus.

WhatsApp, yang dimiliki Facebook, mengatakan bahwa sebenarnya tidak dapat menghapusnya sendiri, karena komunikasi di aplikasi dilindungi oleh enkripsi . 
Namun, perusahaan tersebut menyarankan agar pemerintah bekerja secara langsung dengan penyedia GIF.

Tenor Inc, salah satu pihak ketiga, mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya "telah menerapkan perbaikan untuk masalah konten".

Pengguna Messenger WhatsApp di iPhone tidak dapat mengakses GIF Tenor pada hari Selasa.
"Kami melihat sekarang bahwa mereka telah melakukan apa yang kami minta," kata Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan (Semmy) "Karena itu, kami tidak akan memblokir mereka karena mereka telah menanggapi kami."

Messenger WhatsApp banyak digunakan di Indonesia. Pegawai negeri sipil dan menteri, termasuk Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, termasuk di antara penggunanya.

Giphy Inc, perusahaan GIF New York City yang juga bekerja dengan WhatsApp, menawarkan fitur untuk menyaring gambar yang tidak pantas.
Peringatan Indonesia tampaknya tidak menargetkan Gboard, sebuah aplikasi keyboard yang dikembangkan oleh Google yang memberikan hasil pencarian GIF yang sebanding namun harus dipasang terpisah dari WhatsApp pada kebanyakan perangkat.

"Kami akan menghubungi semua provider, termasuk Google untuk membersihkan jaringan mereka," ujarnya.


Internet sudah sebagian disensor di Indonesia, namun langkah terakhir menandai eskalasi dengan latar belakang konservatisme yang berkembang di negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia.