Argentina: Kelima Korban Serangan Truk di Manhattan New York Tiba di Tanah Airnya

@AFP Photo
BUENOS AIRES: Lima orang korban tewas yang berasal dari Argentina dalam serangan truk di Manhattan, tiba pada Senin pagi di sebuah bandara di Buenos Aires. Kelima korban tersebut kemudian diterima oleh pihak kepolisian.

Terlihat beberapa petugas polisi yang mengiringi peti jenazah korban saat mereka diangkut dari Bandara Internasional Buenos Aires Ezeiza dan dikawal oleh iring-iringan mobil polisi yang akan menuju ke Rosario, kota asal lima pria dan kota terbesar ketiga di Argentina.

@AFP Photo
Pasukan polisi berkuda nampak memberi hormat saat iring- iringan mobil yang membawa jenazah tersebut melewati jalan-jalan di Buenos Aires.

@AFP Photo
Anggota keluarga, yang telah terbang ke New York setelah serangan tersebut untuk membawa pulang para korban, diperkirakan akan melakukan penerbangan lain dari Buenos Aires ke Rosario pada Senin pagi, menurut media setempat.

Kelima korbannya yang teridentifikasi adalah Hernán Ferruchi, 48, Alejandro Damián Pagnucco, 49, Diego Enrique Angelini, 48, Hernán Diego Mendoza, 48 dan Ariel Erlij, 48.
Kelimanya merupakan pengusaha atau arsitek, termasuk di antara delapan orang yang tewas dalam serangan truk saat mereka mengendarai sepeda di jalur pejalan kaki di sepanjang Sungai Hudson pada 31 Oktober.

@AFP Photo
Baca Juga: 
Sebuah mobil Pick up menabrak para pengendara sepeda dan pejalan kaki Delapan orang telah tewas dan 11 lainnya luka luka

Presiden Argentina Maurico Macri diperkirakan akan mengunjungi lokasi serangan tersebut pada hari Senin untuk memberikan penghormatan kepada para korban saat berada di New York dalam sebuah perjalanan yang telah direncanakan sebelumnya untuk bertemu dengan investor dan eksekutif bisnis.

Rosario memasuki masa berkabung tiga hari setelah serangan mematikan tersebut. Sekolah menengah korban, di mana administrator mengatakan bahwa persahabatan seumur hidup umum terjadi di kalangan siswa, mengamati periode berkabung selama seminggu dan menasihati siswa tentang keadaan serangan tersebut.
                                                                                                    @AFP Photo
Guillermo Banchini, salah satu pria dalam perjalanan yang selamat dari serangan tersebut, mendesak keadilan saat berbicara dari pengacara Argentina di New York pada hari Jumat.

"Biarlah ada keadilan. Biar ini tidak terulang, tidak di sini maupun dimanapun di dunia ini, "kata Banchini.

Source: Reuters
Penerjemah: DailCloud