10 Penyebab Fibromyalgia yang harus Anda tau
Diagnosis bisa dilakukan dengan pemeriksaan teliti.
Fibromyalgia paling sering terjadi pada wanita,
meski bisa terjadi pada pria. Paling sering dimulai di usia dewasa
pertengahan tapi bisa terjadi di masa remaja dan di usia senja.
Sementara hanya perkiraan, fibromyalgia mempengaruhi
1 dari 50 orang, berjumlah hingga 6 juta.
Apa tepatnya?
Nah, ini adalah nyeri muskuloskeletal kronis
disertai gejala seperti kabut otak, gangguan kognitif, depresi, titik
menyakitkan di seluruh tubuh, kelelahan, dan gangguan tidur.
Akar penyebab fibromyalgia masih belum jelas, dan
obat konvensional saat ini mengatasi gejalanya dengan menggunakan penghilang
rasa sakit dan antidepresan.
Di sisi lain, obat fungsional bertujuan untuk
mengetahui akar penyebab fibromyalgia, mengobati masalah mendasar dan dengan
demikian membalikkan kondisinya. Menurut seorang dokter kedokteran
fungsional, masalah di bawah ini adalah penyebab utama 10 akar fibromyalgia.
10 Penyebab Fibromyalgia
1. Gluten Intolerance
Gluten sering disebut sebagai "masquerader
besar" karena telah dikaitkan dengan lebih dari 55 penyakit. Gejalanya
jarang diwujudkan sebagai masalah pencernaan, melainkan sebagai masalah
neurologis seperti gangguan tidur, kelelahan, depresi, masalah perilaku,
gangguan kognitif, dan rasa sakit.
2. Pertumbuhan berlebih Candida
Candida adalah genus ragi, sejumlah kecil yang
tumbuh subur di usus. Masalahnya muncul saat ia menggerogoti dan
menghancurkan dinding usus. Akibatnya, ia menembus aliran darah,
melepaskan toks toksik di dalam sistem dan menyebabkan gejala seperti rasa
sakit, kelelahan, dan kabut otak. Umum, kebanyakan pasien dengan
fibromyalgia mengalami pertumbuhan berlebih Candida.
3. tiroid
Kebanyakan orang dengan masalah terkait tiroid tidak
sadar mereka memilikinya, dan sampai 90 persen di antaranya menderita
hipotiroidisme. Untuk mengukur fungsi kelenjar tiroid, dokter harus
memeriksa 6 penanda darah yang berbeda.
Saat menilai dan mendiagnosis kelainan tiroid,
dokter perlu fokus pada rentang optimal, bukan kisaran referensi
standar. Mendapatkan tingkat tiroid pada rentang optimal biasanya
mengurangi kelelahan, gangguan tidur, depresi, dan kabut otak.
4. Kekurangan Gizi
Pasien fibromyalgia sering kekurangan magnesium,
vitamin D, dan vitamin B12. Menariknya, banyak dokter mengklaim bahwa
meningkatkan kadar magnesium telah membantu mereka membalikkan kondisi
pasien. Cara terbaik untuk mengukur kadar magnesium adalah mengukur kadar
magnesium sel darah merah yang bisa diujikan di laboratorium manapun.
5. Pertumbuhan Usus Besar Usus Besar (SIBO) dan Leaky Gut
Tahukah Anda bahwa bakteri melebihi sel manusia
dalam tubuh? Ketika mereka tidak seimbang, biasanya sebagai akibat
antibiotik dan makanan kaya gula, seseorang dapat kehilangan kemampuan mereka
untuk mencerna dan menyerap nutrisi, terutama vitamin B12.
Siapa pun yang didiagnosis dengan fibromyalgia atau
penyakit kronis serupa perlu memperbaiki usus terlebih dahulu, karena ini
adalah lingkaran setan di mana segala sesuatu terkait erat.
6. Kelelahan adrenal
Stres kronis, apakah nyata atau tidak, adalah
penyebab utama kelelahan adrenal. Rasa sakit kronis menekan kelenjar
adrenal, walaupun dalam kebanyakan kasus, ini bukan stresor adrenal
awal. Kekurangan vitamin, Candida, intoleransi makanan, dan toksisitas
merkuri adalah stresor adrenal yang paling umum dan dianjurkan untuk mendukung
adrenalin dengan ramuan adaptogenik sampai sains muncul dengan akar penyebab
dan cara pemasangannya.
7. Mycotoxins
Mycotoxins adalah senyawa beracun yang diproduksi
oleh jamur beracun. Diperkirakan sekitar 25 persen populasi membawa gen
yang membuat seseorang rentan terhadap efek merugikan dari
mikotoksin. Sayangnya, pengujian molding lingkungan konvensional tidak
menguji mikotoksin tapi untuk tingkat spora jamur saja.
8. Toksisitas Merkurius
Merkurius sangat beracun bagi tubuh kita dan ini
dianggap sebagai penyebab potensial fibromyalgia dan penyakit kronis lainnya
seperti kelainan neurologis, penyakit autoimun, sindrom kelelahan kronis, dan
bahkan kanker. Inilah alasan mengapa banyak dokter menyarankan pasien
mereka untuk mencari dokter gigi biologis dan mendapatkan tambalan amalgam
merkuri mereka.
9. Kekurangan Glutathione
Glutathione adalah antioksidan penting yang
memainkan peran penting dalam proses detoksifikasi tubuh. Ini akan didaur
ulang di dalam tubuh, kecuali jika kandungan racun melebihi jumlah normal atau
tubuh kekurangan enzim yang dibutuhkan untuk memproduksi dan mendaur ulang
glutathione. Telah ditemukan bahwa mengambil glutathione atau prekursor
seperti mill thistle dan NAC membantu mengobati kelelahan.
10. Mutasi MTHFR
MTHFR adalah enzim yang dibutuhkan untuk metilasi,
suatu proses metabolisme yang penting. Selama proses ini, folat dan asam
folat diubah menjadi bentuk aktif sehingga tubuh bisa
memanfaatkannya. Mutasi MTHFR apa pun membuat tubuh kurang mampu
mengoksidasi dan mendetoksifikasi racun seperti timbal dan merkuri.
Semakin banyak mutasi pada gen ini, semakin tinggi
persyaratan untuk asam folat, metil-B6 dan metil-B12 untuk menjaga agar proses
detoksifikasi berjalan normal.