Suara Sirine peringatkan Warga Hokkaido (video)
Peringatan dan sirene pemerintah membunyikan suara melalui speaker di beberapa bagian Hokkaido, utara Jepang, pada hari Jumat (15 September) setelah Korea Utara menembakkan rudal yang terbang di atas wilayah tersebut, jauh ke Samudera Pasifik. Warga di Hokkaido menerima peringatan pemerintah didalam smartphone mereka dengan petunjuk untuk bersembunyi di dalam gedung atau ruang bawah tanah.
Turis Amerika Matthew Galat, yang berada di Hokkaido yang sedang dalam perjalanan mengendarai sepeda, mengatakan bahwa dia tidak melihat banyak orang mengungsi.
Rudal tersebut mencapai ketinggian sekitar 770 km (480 mil) dan terbang selama sekitar 19 menit dengan jarak tempuh sekitar 3.700 km (2.300 mil), menurut militer Korea Selatan - cukup jauh untuk mencapai wilayah Guam di AS.
Kebanyakan warga Jepang cukup terlatih dalam mencari perlindungan dalam situasi darurat, terutama karena mereka kerap dilanda gempa bumi. Beberapa warga merasa tak berdaya setelah menyadari Korut kembali meluncurkan rudal melintasi wilayah Jepang.
"Ini sungguh menakutkan. Pemerintah memberitahu kami untuk melarikan diri ke gedung-gedung yang stabil, tapi kami tidak bisa melakukannya dengan cepat. Rekan-rekan kami di lepas pantai tidak akan pernah bisa berlindung," tutur Yoichi Takahashi (57), seorang pejabat perikanan di Kushiro, Hokkaido.
