Makam emas dari Pharoah yang meninggal 3.500 tahun yang lalu ditemukan di Luxor di pemakaman pegawai negeri kuno


Makam itu terletak di ngarai Draa Abul Nagaa di Luxor, sekitar 400 mil selatan Kairo di Sungai Nil Arkeolog Mesir mengatakan makam Amenemhat seorang pandai emas dan istrinya dalam kondisi buruk 

Makam itu terletak di sebuah pemakaman untuk pegawai negeri sipil yang bekerja untuk Pharoah sekitar 3.500 tahun yang lalu 

Pejabat Mesir berharap penemuan baru ini akan mendorong wisatawan untuk kembali setelah serangan teroris baru-baru ini 

Mesir telah mengumumkan penemuan di kota Luxor selatan makam firaun milik seorang pionir emas kerajaan yang hidup lebih dari 3.500 tahun yang lalu pada masa pemerintahan dinasti ke 18. 



Makam tersebut terletak di tepi barat sungai Nil di sebuah pemakaman dimana bangsawan dan pejabat tinggi pemerintah dimakamkan. 



Menteri Antiquities Khaled el-Anany mengatakan makam tersebut tidak dalam kondisi baik, namun berisi patung pandai emas dan istrinya serta topeng pemakaman. 




Dia mengatakan sebuah poros di dalam kuburan berisi mumi milik orang-orang Mesir kuno yang hidup pada abad ke-21 dan ke-22. 



Makam tersebut ditemukan oleh arkeolog Mesir dan keributan seputar pengumuman hari Sabtu dirancang untuk meningkatkan industri pariwisata yang perlahan pulih dari Mesir.



Berbicara dari tempat kejadian, el-Anani berkata: "Kami ingin surat kabar besok berbicara tentang Mesir dan membuat orang ingin datang ke Mesir." Dia berkata: 'Pekerjaan belum selesai dan kami terus dan bekerja untuk menemukan lebih banyak benda dan lebih banyak lagi makam.'



dailymail.co.uk