Gempa 7,1 skala Richter mengguncang Mexico City Sedikitnya 217 orang dilaporkan tewas (Video & Foto)



Kementerian Dalam Negeri Meksiko mengumumkan di Twitter bahwa hal tersebut telah memberlakukan keadaan darurat untuk menghadapi dampak dari gempa tersebut.

Negara Bagian Morelos melihat korban paling mematikan, dengan korban tewas mencapai 64 orang pada Selasa malam, Luis Felipe Puente, kepala badan perlindungan sipil Meksiko, mengatakan kepada FORO TV.




Sedikitnya 29 orang tewas di negara bagian Puebla, di mana pusat gempa berada, katanya. Pejabat negara menempatkan jumlah korban di sana di 41 orang.

Sedikitnya 36 orang tewas di ibu kota, menurut Puente, lebih banyak dari pada laporan sebelumnya oleh walikota kota tersebut.

Dua puluh anak-anak dan dua orang dewasa meninggal di sebuah sekolah dasar yang hancur di Mexico City, presiden Meksiko, Enrique Peña Nieto, mengatakan kepada FORO TV, saat ia mengunjungi sekolah tersebut. Tiga puluh anak masih belum terhitung jumlahnya, tambahnya.




Dengan operasi penyelamatan di sekolah yang masih berlangsung, jumlah korban tewas bisa meningkat. Ada laporan di media lokal bahwa setidaknya 22 anak terbunuh saat bangunan tersebut ambruk.
Sekitar 500 prajurit militer dan 200 anggota unit perlindungan sipil bekerja di lokasi tersebut, kata presiden.


Sedikitnya sembilan orang tewas di negara bagian Edomex, kata Gubernur Alfredo Del Mazo, seperti dikutip dari Reuters.
Satu orang tewas akibat gempa di negara bagian Guerro, FORO TV melaporkan.
Ribuan orang terlihat melarikan diri dari rumah mereka yang bergoyang.




Beberapa jam setelah laporan awal gempa tersebut, bencana tersebut terjadi di Twitter, dan sistem check-in Facebook untuk orang-orang yang selamat selama situasi kekhawatiran tinggi telah diaktifkan.
Presiden Donald Trump, yang telah memakan waktu hampir seminggu untuk menanggapi gempa dahsyat di Meksiko awal bulan ini, men-tweet bahwa Amerika Serikat berdiri di samping orang-orang Mexico City.
"Tuhan memberkati orang-orang Mexico City," tulis Mr. Trump dalam sebuah tweet. "Kami bersamamu, dan akan ada untukmu."




Setidaknya satu video, yang diposkan langsung di Periskop Twitter, menunjukkan sekelompok pria yang bekerja sama untuk mencoba dan memindahkan balok logam besar. Di dekatnya, mobil-mobil dilanda puing-puing yang telah tergoncang akibat gempa.
Di sebuah sekolah di distrik Roma City di Mexico City, Gala Dluzhynska menggambarkan berjalan di samping setidaknya 11 wanita lainnya dari lantai dua gedung tersebut. Dia menggambarkan sebuah adegan mengerikan ke Associated Press di luar bekas sekolahnya, mengatakan bahwa dia dan orang-orang lain bergegas menuruni tangga untuk keluar dari gedung di tengah debu yang berterbangan. 

Pada suatu saat dia terjatuh, dan diinjak-injak orang lain sebelum seseorang pergi dengan mencengkeramnya dan membantunya berdiri.
"Tidak ada tangga lagi, hanya batu," katanya.
Begitu dia dan yang lainnya keluar dari gedung, mereka berusaha menekan pagar sampai petugas keamanan akhirnya datang dan membiarkan mereka keluar. Di luar semua puing, katanya. Mereka juga masih mencari satu teman.




Gempa tersebut terjadi beberapa minggu setelah gempa besar lainnya melanda dekat negara bagian selatan Oaxaca dan Chiapas, mengirim gemetar melalui daerah tersebut ke Guatamala, dan menyebabkan setidaknya 98 orang tewas. Gempa tersebut merupakan gempa berkekuatan 8.1, dan mengakibatkan beberapa gempa susulan terjadi di sekitar 5,0 skala Richter 








































Dari berbagai sumber